Minggu, 31 Agustus 2014

Komunikasi Terapeutik


Komunikasi Terapeutik Dalam Kebidanan

1. pengertian
    komunikasi terapeutik merupakan hubungan interpesonal antara bidan dengan pasien,  dalam hubungan ini bidan dan pasien memperoleh pengalaman belajar bersama dalam rangka memperbaiki pengalaman emosional pasien.
2. tujuan

  •       Membantu pasien memperjelas dan mengurangi beban perasaan serta pikiran.
  •      Membantu mengambil tindakan yang efektif untuk pasien.
  •      Membantu mempengaruhi orang lain, lingkungan fisik dan diri sendiri.
       3. manfaat

  •      Mendorong dan menganjurkan kerjasama antara bidan-pasien.
  •    Mengidentifikasi, mengungkap perasaan dan mengkaji masalah serta mengevaluasi tindakan yang dilakukan bidan
  •     Memberikan pengertian tingkah laku pasien dan membantu pasien mengatasi masalah yang dihadapi
  •      Mencegah tindakan yang negatif terhadap pertahanan diri pasien.

4. Ciri - ciri komunikasi terapeutik


  • Terjadi antara bidan dengan pasien
  • Mempunyai hubungan akrab dan mempunyai tujuan.
  • Berfokus pada pasien yang membutuhkan bantuan.
  • Bidan dengan aktif, mendengarkan dan memberikan respon pada pasien.
5. Unsur komunikasi terapeutik
6. Komunikasi terapeutik dalam kebidanan meliputi :
  •  Pengkajian
Menentukan kemampuan dalam proses informasi; mengevaluasi data tentang status mental pasien; mengevaluasi kemampuan pasien dalam berkomunikasi; mengobservasi kejadian yang terjadi; mengidentifikasi perkembangan pasien; menentukan sikap pasien; mengkaji tingkat kecemasan pasien.
  •   Rencana tujuan

Membantu pasien untuk memenuhi kebutuhan sendiri; membantu pasien menerima pengalaman; meningkatkan harga diri pasien; memberi support; tenaga kesehatan dan pasien sepakat untuk berkomunikasi secara terbuka.
  •  Implementasi

Memperkenalkan diri pada pasien; memulai interaksi dengan pasien; membantu pasien mendapatkan gambaran pengalamannya; menganjurkan pasien untuk mengungkapkan perasaan; menggunakan komunikasi untuk meningkatkan harga diri pasien.
  • Evaluasi

Pasien dapat mengembangkan kemampuan dalam mengkaji dan memenuhi kebutuhan; komunikasi menjadi lebih jelas, terbuka, dan terfokus pada masalah; membantu menciptakan lingkungan yang dapat mengurangi kecemasan.